Jadikan sore itu satu janji
Kau akan setia untukku, kembali untuk diriku
Mengingatku walau aku jauh
Akupun sempat janjikan, kukayuh semua mimpiku
Kulabuh tepat di kotamu
Dan kaupun slalu janjikan kau kan menungguku datang
Bersatu kembali seperti dulu
Dan bila akupun rindu pada nyamannya kecupmu
Pada hangatnya tawamu
Kudendangkan dengan gitar lagu-lagu kesayangan
Sambil kuingat indah wajahmu
Oo oo ooo 2x
Tunggulah aku di Jakartamu
Tempat labuhan semua mimpiku
Tunggulah aku di kota itu
Tempat labuhan semua mimpiku
tak taulah penulis sekarang di jakarta. berusaha mewajudkan mimpi2 dari kampung. ah apaa lah itu.. disini smua serba keras y
ga ada teman sejati yg ada hanya uang.yg jd fokus
dan susahnya ga ada tempat seindah kampung halaman
itu kesimpulan satu-satunya yang dapat penulis ambil setelah sampai disini.
tapi apakah penulis bakal betah?
tak apalah
akupun bukan siapa2
disni tak seperti di rumah
disini tak punya relasi apapun
rasanya sedih .
disimpan sendiri
ga ada teman...
ga ada siapa2
ta
k apalah
belajar betah aja.
mana sih teman2 dunia maya yang dulu sering dan akrab dgn penulis?
semua menjauh
padahal mereka domisili di sekitar jakarta semua lho..
pd menjauh smua y. apa pada sibuk masing2
bahkan mantan pun demikian.
pacar yg sekarang sudah jadi mantanpun begitu
rasanya sedih
hanya itu yg bisa penulis ucap
ga ada satupun
kecuali simbiosis dsini. simbiosis komensalisme
hanya itu yng jadi bahagia ga jelas
saat kita ga punya apa2 ga ada satupun teman yang mendekat rasanya hya lah...
berkali2 aku nolak tawaran dr pekanbaru dumay dan lain2nya kenapa?
krn aq belum tau disini bagaimana?
aq masih percaya adanya teman n persahabatan
tp ternyata ga ada.
aq males jadinya